Minggu, 28 Juni 2015

Langkah Awal Belajar Taat

Kalian percaya tentang datangnya hidayah? Buat yang percaya, Alhamdulillah. Dan untuk yang belum percaya, coba deh percaya. Sungguh, Allah itu Maha atas segala-galanya. Dia mendatangkan hidayah kepada setiap makhluk-Nya dengan cara yang tak diduga. Contohnya saya sendiri. Seandainya saya tidak dipaksa oleh kedua orang tua saya untuk segera mengenakan hijab pada saat duduk dibangku sekolah menengah atas, mungkin hingga saat ini, saya sendiri tidak bisa membayangkan betapa hancurnya saya. Mengenakan penutup kepala, dalam artian hijab, adalah wajib bagi setiap muslimah. Ada sebagian orang bilang, ketika disuruh untuk menutup auratnya, seperti berhijab, mereka berkata, “nanti saja, belum dapat hidayah”. Menurut saya, itu adalah pernyataan dan alasan yang keliru. Tidak masuk akal! Hidayah tidak datang begitu saja. Hidayah Allah tidak datang kepada mereka yang hanya menunggu, tanpa ada kemauan dari dirinya sendiri. Jika terus-terusan menunggu datangnya hidayah, kesempatan kita untuk berubah menjadi lebih baik semakin lama. Itu akan membuang-buang waktu. Iya kalau kita tau kapan kita akan mati. Kita bisa mempersiapkan diri sebelumnya, dan lekas bertaubat. Tetapi kenyataannya adalah, kita tidak tahu kapan kita akan dipanggil oleh-Nya. Umur bukanlah jaminan lama atau tidaknya kita hidup di dunia yang hanya kita singgahi sebentar ini. Maka dari itu, jika kita bisa mempersiapkan diri lebih baik mulai sekarang, mengapa harus menunggu nanti? Yang utama adalah niat yang kuat. Berhijab karena kecintaan kita kepada Allah, bukan yang lain.
Namun, seperti yang kita ketahui, ada sebagian orang yang salah berniat dalam mengenakan hijab. Apa hasilnya? Kita bicara kenyataan saja. Pernahkah kalian melihat seorang muslimah yang memakai hijab, sebentar dilepas, kemudian dikenakan kembali, dibuka lagi, dan yaa begitu seterusnya. Pernah? Menurut pandangan saya, itu terjadi karena niat mereka yang keliru. Atau mungkin, niatnya tidak sungguh-sungguh. Hati mereka masih goyah. Saya termasuk orang yang seperti itu, dulu. Tidak untuk sekarang! Goyah dalam mengambil keputusan berhijab. Dalam keadaan tertentu saya mengenakan hijab, kemudian keadaan lain, saya melepasnya. Suatu hari, ada satu acara di televisi, sinetron yang biasanya malas untuk menontonnya, tidak sengaja saya lihat. Sinetron islami. Ada kalimat yang benar-benar merasuki hati saya, merubah pola pikir saya, dan merubah niat saya. Dan saat itu pula, saya memantapkan diri, Saya tidak akan goyah lagi!
Seperti yang sudah saya tulis di atas, bahwasannya mengenakan hijab adalah wajib bagi seorang muslimah. Untuk para muslimah yang membaca postingan ini yang belum mengenakan hijab, cobalah untuk memaksakan diri mengenakannya. Allah akan meridhoi apa saja yang dilakukan oleh hambanya, untuk memperbaiki diri, menjadi lebih baik dihadapan-Nya. Dan untuk muslimah yang masih goyah hatinya dalam mengenakan hijab, ubahlah niat kalian. Niatkanlah hijab itu semata-mata karena Sang Pencipta, bukan karena duniawi.

Berhijab bukanlah tanda sudah taat, tapi berhijab adalah langkah awal belajar taat. Bisa saja, setelah menggunakan hijab, kita berubah menjadi lebih baik dalam hal lain. InsyaAllah.... 

Text Widget

Text Widget

Popular Posts

Pages

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Unordered List

Followers

Recent Posts